TF Churchy - шаблон joomla Книги
Print

Sejarah Sekolah

Selayang Pandang SMA Negeri 3 Batusangkar

Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tanah Datar sangat menginginkan keberadaan sebuah sekolah unggulan dimana putra-putri terbaik di luhak nan tuo mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan bermutu. Pada tahun 2004 impian tersebut terwujud dengan didirikannya SMA Unggul Tanah Datar yang menerima siswa baru pada tahun pelajaran 2004/2005. Proses Belajar Mengajar pada awalnya dilaksanakan di SMA 1 Batusangkar yang menampung 67 siswa yang ditempatkan di 3 kelas. Selama kurang lebih 8 bulan PBM berlangsung siswa dididik oleh guru – guru terbaik dan berkualitas yang ada di SMA 1 Batusangkar.

Untuk kesuksesan dalam operasional sekolah unggul, dibutuhkan para pendidik yang berkualitas dan terampil di bidangnya masing – masing. Pemda Tanah Datar memerintahkan guru potensial untuk mengikuti tes penjaringan guru unggul pada 10 Oktober 2004 di STIE Pagaruyung. Realisasi dari penjaringan guru unggul berlanjut dengan dikumpulkannya guru-guru pilihan di Dinas Diknaker yang terdiri dari guru SMP dan SMA se Kabupaten Tanah Datar. Jumlah guru dan pegawai yang diundang ke SMP/SMA Unggul sebanyak 28 orang. Pada tanggal 28 Februari 2005, SMP/SMA Unggul melaksanakan Proses Belajar Mengajar di kelas dan ruangan gedung bekas SMEA Batusangkar dan menerima siswa baru sebanyak 67 orang pada tahun 2005.

Mengingat perkembangan SMP/SMA Unggul di masa yang akan datang, Dinas Pendidikan Propinsi menyarankan agar SMP dan SMA dipisah agar pengelolaan sekolah lebih optimal. Pada bulan Juni 2006, SMA Unggul berubah nama menjadi SMA Negeri 3 Batusangkar Mulai Tahun Ajaran Baru 2006/2007 tepatnya tanggal 17 Juli 2006, SMA Negeri 3 Batusangkar menempati gedung baru di di komplek Pendidikan Bukitgombak yang diresmikan oleh Bapak Bupati Tanah Datar, Ir.Shadiq Pasadiqoe.

Proses pengembangan sekolah layanan keunggulan ini melalui 2 (dua) periode sebagai berikut:

  1. 1.Periode 1: SMP-SMA Unggul Tanah Datar

Kabupaten Tanah Datar merupakan daerah yang mempunyai sumber daya alam yang kurang dibanding dengan Kabupaten lain di Sumatera Barat. Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengambil langkah strategis melalui program peningkatan sumber daya manusia melalui jalur pendidikan.

Berlandaskan hal tersebut, Pemkab Tanah Datar melalui Dinas Pendidikan dan Tenaga kerja (Diknaker) beserta Dinas terkait dan masyarakat mendirikan sekolah program layanan unggulan satu atap SMP-SMA Unggul Tanah Datar dengan diterbitkannya SK Bupati Tanah Datar Nomor 439/BTD/2004 tanggal 31 Desember 2004.

Pada tahun ajaran 2004/2005 SMP-SMA Unggul Tanah Datar yang menerima siswa baru pada. Selanjutnya, Bupati Tanah Datar, Masriadi Martunus dan jajaran Dinas Pendidikan membentuk Panitia Persiapan sekolah Unggul SMA yang terdiri dari; Drs.H. Darisman (ketua), Arjus Putra, M.Pd (sekretaris), Hefni (bendahara), Bakhtarudin SY, S.Pd dan Edi Martendrek (anggota) dan membentuk Panitia Sekolah Unggul SMP yang terdiri dari Kepala sekolah dan guru SMP 1 Batusangkar.

 sman1 batusangkar Proses Belajar Mengajar bagi siswa SMP-SMA Unggul Tanah pada awalnya dilaksanakan di 2 (dua) tempat yaitu SMP 1 Batusangkar dan SMA 1 Batusangkar. Siswa SMP unggul melaksanakan proses belajar di SMP 1 Batusangkar sebanyak 36 orang siswa yang dididik oleh guru – guru yang berkualitas yang ada di SMP 1 Batusangkar.

Sedangkan siswa SMA Unggul Tanah Datar yang menampung 67 siswa baru yang ditempatkan di 3 kelas melaksanakan proses belajar mengajar selama 8 bulan di SMA 1 Batusangkar. Siswa dididik oleh guru – guru terbaik dan berkualitas yang ada di SMA 1 Batusangkar.

Untuk kesuksesan dalam operasional sekolah unggul, dibutuhkan para pendidik yang berkualitas dan terampil di bidangnya masing – masing. Pemda Tanah Datar memerintahkan guru potensial untuk mengikuti tes penjaringan guru unggul pada 10 Oktober 2004 di STIE Pagaruyung. Realisasi dari penjaringan guru unggul berlanjut dengan dikumpulkannya guru-guru pilihan di Dinas Diknaker yang terdiri dari guru SMP dan SMA se Kabupaten Tanah Datar. Jumlah guru dan pegawai yang diundang ke SMP/SMA Unggul sebanyak 28 orang.

Sebelum PBM dilakukan, guru-guru dan pegawai terpilih, melakukan studi banding ke sekolah unggulan di Jakarta untuk mengadopsi hal-hal positif pengelolaan sekolah unggulan. Sekolah yang dikunjungi diantaranya SMA 13 Jakarta Utara, Lab School Rawamangun, AL Izhar Pondok Labu, SMP 1 Jakarta Pusat, SMP 8 Jakarta dan SMP 109 Jakarta.

Pada tanggal 28 Februari 2005, SMP/SMA Unggul melaksanakan Proses Belajar Mengajar di kelas dan ruangan gedung bekas SMEA Batusangkar di pusat kota, disamping Gedung Indo Jolito kediaman Bupati Tanah Datar.  
  1. 2.Periode 2: SMA Negeri 3 Batusangkar

Mengingat perkembangan SMP/SMA Unggul di masa yang akan datang, Dinas Pendidikan Propinsi menyarankan agar SMP dan SMA dipisah agar pengelolaan sekolah lebih optimal. Pada bulan Juni 2006, SMA Unggul berubah nama menjadi SMA Negeri 3 Batusangkar dan SMP Unggul berubah menjadi SMP Negeri 5 Batusangkar.

Mengingatnya perkembangan SMP/SMA Unggul di masa yang akan datang, Dinas Pendidikan Propinsi menyarankan agar SMP dan SMA dipisah agar pengelolaan sekolah lebih optimal. Pada bulan Juni 2006, SMA Unggul berubah nama menjadi SMA Negeri 3 Batusangkar dan SMP Unggul berubah menjadi SMP Negeri 5 Batusangkar.

Mulai Tahun Ajaran Baru 2006/2007 tepatnya tanggal 17 Juli 2006, SMA Negeri 3 Batusangkar menempati gedung di dikompleks Pendidikan Bukitgombak yang diresmikan oleh Bapak Bupati Tanah Datar, Ir.Shadiq Pasadiqoe.  sekolah lama

Pada Bulan Juni 2014 menjelang Tahun Ajaran Baru 2014/2015, SMA Negeri 3 Batusangkar menempati gedung di lokasi baru di Bukitgombak.

 gedung baru sman3
   
 

Contact Info

Sekretariat :
Kompleks Pendidikan Bukit Gombak
Jl. Raya Batusangkar Bukit Gombak
Telp.  (0752)
Fax. (0752)

e-Mail :
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tut Wuri Handayani

Tut Wuri Handayani